Selasa, 10 April 2012

Psikologi Sekolah

tugas kelompok bersama Lisdiana Sani & Islahati Batubara


1.      Kedudukan Psikologi Sekolah Dalam Ilmu Psikologi

Psikologi Sekolah adalah kavelingnya Fakultas Ilmu Pendidikan. Psikolog yang bekerja di bidang pendidikan dibedakan atas Psikolog Sekolah dan Psikolog Pendidikan. Psikolog Sekolah lebih ahli dalam Ilmu Psikologi, dan biasanya menjadi konsultan untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan kejiwaan seseorang.

2.      Perbedaan Psikologi Sekolah Dan Psikologi Pendidikan
Psikologi Sekolah        : mempelajari masalah belajar dan emosional pada tiap anak.

Psikologi Pendidikan  : bersifat lebih umum dan berfokus pada proses belajar dan mengajar, misalnya dengan melakukan riset tentang metode pendidikan atau pengajaran dan membantu membimbing para guru dan ahli psikologi sekolah.

3.      Fungsi Sekolah Sebagai Agen Perubahan
                         Sekolah seharusnya memiliki fungsi dan peran dalam perubahan -perubahan masyarakat menuju ke arah perbaikan dalam segala aspek. Dalam hal ini, sekolah memiliki dua karakter secara umum. Pertama, melaksanakan peranan fungsi dan harapan untuk mencapai tujuan dari sebuah sistem. Kedua, mengenali individu yang berbeda-beda dalam peserta didik yang memiliki kepribadian dan disposisi kebutuhan.
Sebagai agen perubahan sekolah berfungsi sebagai alat :  
v  Pengembangan pribadi
v  Pengembangan budaya
v  Pengembangan bangsa
v  Pengembangan warga


4.      Metode Yang Digunakan Dalam Sistem Pengajaran Di Sekolah

Metode dalam system pengajaran di sekolah dapat berupa :
ü  Metode ceramah
o   Bahan pelajaran disajikan oleh guru sehingga siswa memahami informasi dari materi pelajaran. 
ü  Metode diskusi
o   Penyajian bahan pelajaran melalui suatu masalah yang harus diselesaikan secara bersama dengan bimbingan guru. 
ü  Metode demonstrasi
o   Penyajian pelajaran dengan mempertunjukkan secara langsung pada objeknya atau caranya melakukan sesuatu.

5.      Permasalahan – Permasalahan Yang Terjadi Di Sekolah Dan Solusinya

Masalah-masalah sekolah selama bertahun-tahun kemungkinan hasil dari pemberontakan dan keinginan untuk bebas. Sangat jarang, disebabkan gangguan kesehatan jiwa, seperti kegelisahan atau depresi. Penggunaan zat-zat, kekerasan dan konflik keluarga juga menjadi penyebab umum masalah-masalah sekolah. Kadangkala, penempatan akademis yang tidak sesuai terutama sering sekali pada remaja yang mengalami ketidakmampuan belajar atau keterlambatan mental ringan yang tidak segera diketahui di dalam hidup menyebabkan masalah-masalah sekolah. Umumnya, remaja dengan masalah-masalah sekolah yang signifikan harus menjalani tes pengetahuan dan evaluasi kesehatan mental. Masalah-masalah yang khusus diobati bila diperlukan, dan dukungan umum dan dorongan dilakukan.

Remaja yang sering bolos atau keluar dari sekolah telah menyadari keputusannya untuk menghindari sekolah. Remaja ini biasanya mencapai akademis yang minim dan memiliki sedikit kesuksesan atau kepuasan dari kegiatan yang berhubungan dengan sekolah. Mereka seringkali terlibat dengan tingkah laku yang beresiko tinggi, seperti melakukan seks yang tidak aman, menggunakan obat-obatan, dan terlibat dalam keributan. Remaja dengan resiko keluar dari sekolah harus diberi perhatian pada pilihan pendidikan yang lainnya, seperti pelatihan kejuruan dan prgogram alternatif lainnya.

6.      Fungsi & Peran Psikolog Sekolah Dan Perlunya Psikolog Sekolah

Fungsi & peran psikolog sekolah :
·         Berkonsultasi dengan guru, orang tua, administrator, dan masyarakat penyedia kesehatan mental tentang belajar, sosial, dan masalah perilaku.
·         Terlibat dalam kegiatan sekolah dalam aktivitas menyehatkan.
·         Membantu pendidik dalam membuat suasana  aman, kelas sehat dan lingkungan sekolah yang tenang.
·         Mengajarkan parenting skill, strategi pemecahan masalah, penyalah gunaan obat obatan terlarang, dan topik lainnya yang berkaitan dengan kesehatan sekolah.
·         Melakukan penelitian tentang instruksi yang efektif, manajemen perilaku, program-program sekolah alternatif, dan intervensi kesehatan mental.
·         Menilai dan mengevaluasi berbagai masalah yang berkaitan sekolah dan aset anak dan remaja di sekolah yang ditugaskan.
·         Intervensi langsung dengan siswa dan keluarga melalui konseling individu, kelompok pendukung, dan pelatihan keterampilan.
·         Mengkomunikasikan hasil evaluasi psikologis untuk orang tua, guru, dan lain-lain sehingga mereka dapat memahami sifat kesulitan siswa dan bagaimana untuk melayani kebutuhan siswa.
·         Melakukan pencegahan krisis dan layanan intervensi.
·         Bekerja dengan berbagai masalah emosional dan akademik mahasiswa.
·         Boleh melayani satu atau beberapa sekolah di sekitar daerah sekolah atau bekerja untuk sebuah pusat kesehatan mental masyarakat dan / atau dalam lingkungan universitas.

Psikolog Sekolah sangat diperlukan dikarenakan terkadang masalah-masalah yang dihadapi siswa berkaitan dengan masalah kejiwaannya yang menyebabkan siswa stres atau depresi.


7.      Hal – Hal Yang Diberikan Dalam Kaitannya Dalam Layanan Psikolog Sekolah

a. memberikan pelayanan tes intelegensi

b. melakukan wawancara dengan siswa, mahasiswa, guru atau dosen, orangtua, serta orang  yang terlibat dalam pendidikan siswa atau mahasiswa

c. melakukan observasi siswa di kelas, tempat bermain, serta tempat kegiatan lainnnya

d. memberikan konsultasi bagi sekolah dalam menyelesaikan berbagai masalah di sekolah, serta membantu menyeleksi, penempatan, serta urusan personal lainnya.


8.      Perbedaan Antara Psikolog Sekolah, Psikolog Pendidikan, Dan Guru BK

Psikolog Sekolah         :  menangani persoalan yang berkaitan dengan kejiwaan siswa, dan biasanya seorang psikolog sekolah adalah seorang yang ahli dalam menerapkan profesi psikologi di sekolah.

Psikolog Pendidikan   : lebih berfokus kepada riset pendidikan dan pengembangan metode belajar untuk meningkatkan kualitas sekolah itu sendiri. Psikolog pendidikan juga memiliki andil yang cukup besar dalam merancang kurikulum pendidikan yang disesuaikan dengan usia perkembangan anak.

Guru BK                  : guru bimbingan konseling yang tampil untuk membimbing siswa dalam proses pengembangan diri dan karir dan juga membantu menyelesaikan persoalan-persoalan siswanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar